Tampilkan postingan dengan label Iran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Iran. Tampilkan semua postingan

Iran Sukses Uji Penembakan Rudal Fateh 110

Minggu, 05 Agustus 2012

6 Agustus 2012, Tehran: Menteri Pertahanan Iran Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi mengatakan generasi keempat rudal Fateh 110 sukses uji penembakan.

Vahidi mengatakan versi baru Fateh 110 dapat mencapai jarak tembak lebih dari 300 km dan tepat mengenai sasaran.

Menhan menambahkan rudal buatan dalam negeri ini sukses uji penembakan oleh para ahli dari Organisasi Industri Penerbangan Iran.

Rudal Fateh generasi terbaru, meningkatkan kemampuan Angkatan Bersenjata Iran dalam menghadapi sasaran di laut dan darat.



Sumber: IRNA
@Berita HanKam
Continue Reading | comments

AL Iran Diperkuat Tiga Kapal Selam Buatan Dalam Negeri

Minggu, 27 November 2011


28 November 2011, Tehran (Berita HanKam): Angkatan Laut Iran menerima tiga kapal selam kelas Ghadir, Sabtu (26/11) diumumkan KASAL Iran Laksamana Muda Habibollah Sayyari saat jumpa press di Tehran.

Sayyari menegaskan seluruh bagian kapal selam dirancang dan dibuat oleh para ahli Iran.

“Seluruh bagian dari kapal selam-kapal selam tersebut, termasuk badan kapal dan perangkat radarnya serta sistem pertahanan, telah dirancang dan dibangun oleh para ahli pertahanan Iran dengan dibantu oleh Kementrian Pertahanan,” ucap Sayyari.

Kapal selam kelas Ghadir rancangannya kondisi geografis dan iklim serta spesifikasi perairan Iran, menurut ahli militer.

Pada Agustus lalu, Iran meluncurkan empat kapal selam ringan kelas Ghadir, dibuat oleh Industri Maritim milik Kementerian Pertahanan, peresmian pengoperasian kapal selam oleh AL Iran dihadiri Menteri Pertahanan Brigadir Jenderan Ahmad Vahidi dan KASAL Laksamana Muda Sayyari.

Sumber: FNA
Continue Reading | comments

Sistem Pertahanan Udara Mersad Dioperasikan Iran

Kamis, 29 September 2011


30 September 2011, Tehran (Berita HanKam): Iran mempersenjatai satuan pertahanan udara dengan sistem rudal pertahanan udara Mersad yang diproduksi di dalam negeri. Sistem ini meningkatkan kemampuan pertahanan defensif dalam menghadapi serangan udara musuh.

Perisai pertahanan udara Mersad dikembangkan oleh para ahli dan teknisi Iran tanpa bantuan pihak asing. Sebelumnya, Iran mengoperasikan rudal Hawk buatan Amerika Serikat yang diterima sebelum revolusi islam. Mersad dilengkapi teknologi radar modern, peluncur mutakhir dan perbaikan sistem pemandu dan akuisisi sasaran.

Sistem telah lolos uji coba dan telah menjadi bagian dari jaringan terintegrasi pertahanan udara Iran.

Sistem Mersad dilengkapi rudal Shahin dimana mampu melacak dan menghancurkan sasaran udara pada ketinggian 70 hingga 150 km. Satu unit sistem Mersad dipersenjatai tiga rudal Shahin.

Iran Tuntut Moskow


Rusia harus mengembalikan uang pembayaran pembelian sistem rudal permukaan-ke-udara S-300 ke Iran setelah menolak mengirimkan ke Iran. diberitakan kantor berita IRNA, Rabu (28/9).

Menteri Pertahanan Iran mengatakan negaranya meminta kompensasi dari pembatalan kontrak senilai 800 juta dolar. Iran telah mengajukan gugatan ke Pengadilan Arbitrase Internasional atas wanprestasi Rusia mengirimkan sistem rudal S-300 pada awal bulan ini.

Moskow ditekan oleh Washington D.C. dan Tel Aviv untuk membatalkan penjualan S-300. Kemampuan S-300 mengancam kekuatan udara Tel Aviv, jika melakukan serangan udara pada fasilitas nuklir Iran.

Presiden Rusia Dmitry Medvedev meneken peraturan larangan penjualan sistem rudal S-300, kendaraan tempur, pesawat terbang, helikopter dan kapal perang ke Iran, 22 September 2010. Pelarangan ini mengadopsi Resolusi 1929 Dewan Keamanan PBB, melarang penjualan senjata konvensional ke Iran termasuk rudal, sistem rudal, tank, helikopter tempur, pesawat terbang dan kapal perang.

Tehran mengklaim telah mengembangkan sistem pertahanan udara sendiri setaraf dengan kemampuan S-300. Para ahli pertahanan meragukan kemampuan Iran membuat sistem S-300.

Percobaan Penembakan rudal Shahin dari Sistem Mersad






Sumber: FNA
Continue Reading | comments

Iran Berencana Bangun Kapal Induk

Rabu, 28 September 2011

Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad memperkenalkan rudal Ghader di Tehran, Agustus lalu. (Foto: AP)

28 September 2011, Tehran (Berita HanKam): Wakil KASAL Iran Captain Mansour Maqsoudlou mengumumkan negaranya berencana merancang dan membuat kapal induk.

Rancangan awal kapal induk telah disetujui dan proses riset, rancang dan pembangunan kapal segera dimulai, ungkap Maqsoudlou dikutip IRNA, Rabu (28/9).

Angkatan Laut Iran telah membuat agenda untuk memproduksi kapal perang dari berbagai kelas, sebagian telah diproduksi massal dan sebagian dalam pengkajian.

Maqsoudlou menegaskan AL Iran mampu melakukan upgrade peralatan dan sistem di kapal perang.

Iran telah membangun kapal perusak 1420 ton pertama Jamaran, kapal dilengkapi radar modern dan sistem peperangan elektronik. Kapal telah dioperasikan angkatan laut melakukan patroli di perairan Teluk Persia.

Rudal Ghader Diproduksi Massal

Iran memproduksi massal rudal anti-kapal Ghader dan mengirimkan ke Angkatan Laut dan Korps Penjaga Revolusi Iran.

Rudal Ghader mempunyai jarak jelajah lebih dari 200 km. Rudal dirancang, dibuat dan diproduksi massal oleh para ahli dan teknisi Iran untuk menghancurkan kapal perang berukuran besar dan kapal induk.

Rudal dapat ditembakan dari udara, darat dan laut. Dilengkapi dengan auto-pilot digital, anti-jamming dan dapat diprogram. Ghader mampu melacak dan menemukan sasaran di laut pada ketinggian rendah dan mengkaramkan sasaran.

Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad pertama kali memperkenalkan rudal Ghader pada 23 Agustus 2011 di Tehran. Ahmadinejad mengklaim militer negaranya dapat melumpuhkan musuh ditanahairnya setelah Iran mengoperasikan rudal Ghader.

Produksi massal rudal Ghader oleh Iran membantah keraguan media Barat akan kemampuan Iran memproduksi rudal anti-kapal. Sebelumnya media Barat menuduh rudal Ghader bukan diproduksi oleh industri pertahanan Iran.

Sumber: Press TV/MEHR
Continue Reading | comments

Iran Gelar Latihan Udara Velayat 3

Kamis, 15 September 2011





(Foto: Ruhollah Yazdani)
Continue Reading | comments

Latihan Pertahanan Udara Velayat 3



(Foto: Abolfazl Salmanzadeh)



(Foto: Ruhollah Yazdani)



(Foto: Hadi Yazdani)
Continue Reading | comments

Iran Gelar Latihan Pertahanan Udara Velayat 3

15 September 2011, Tehran (Berita HanKam): Latihan Pertahanan Udara Velayat 3, AU Iran menurunkan jet tempur buatan dalam negeri Sa’qeh, F-4 Phantom dan F-5 Tiger buatan Amerika Serikat. Latihan digelar di Tabriz, Provinsi Azarbaijan Timur, Minggu (11/9).(Foto: Ruhollah Yazdani)





Continue Reading | comments

Iran Sukses Uji Coba Rudal Qased

(Foto: Ruhollah Yazdani)

15 September 2011, Tehran (Berita HanKam): Rudal buatan dalam negeri Qased seberat 2000 pound sukses mengenai sasaran, diumumkan juru bicara latihan udara Velayat 3 Brigadir Jenderal Hossein Chitforoush.

Chitforoush mengatakan rudal berpandu dengan jarak tembak 100 km mengenai sasaran dalam latihan perang.

Rudal generasi baru, dapat terbang sejauh 100 km dan menjadikan salah satu rudal terkuat di dunia.

Iran mulai merancang dan membuat rudal sendiri saat akhir perang dengan Irak.

KASAU Iran Jenderal Hassan Shahsaffi tahun lalu, mengumumkan rudal Qased mampu terbang sejauh 40 km tanpa dikontrol oleh pilot.

Sumber: MEHR
Continue Reading | comments

Iran Kembali Kirim Kapal Selam ke Perairan Internasional

Kamis, 01 September 2011

Kapal selam IRINS Younes Kelas Kilo Project 877 EKM.



1 September 2011, Tehran (Berita HanKam): Iran akan mengirimkan Armada ke-15 ke Laut Merah dan Teluk Aden selama 90 hari diungkapkan KASAL Iran Rear Admiral Habibollah Sayyari, Selasa (30/8) dikutip Kantor Berita IRIB.



Kasal menambahkan Armada terdiri dari satu unit kapal selam dan satu unit kapal perang dimana akan melakukan patrol di laut lepas dan menunjukan kemampuan yang tinggi Republik Islam Iran.



Iran sebelumnya telah mengirimkan kapal selam IRINS Younes dan dua unit kapal perang dari Armada ke-14, kapal perbekalan IRINS Bandar Abbas (AORLH 421) dan korvet IRINS Naghdi (FS82) ke Laut Merah dan Teluk Aden.



Pengerahan kapal selam IRINS Younes ke perairan internasional pertama kalinya dilakukan AL Iran. Kapal selam berada di perairan internasional selama 68 hari.



Sumber: IRIB

Continue Reading | comments

Iran Produksi Massal Rudal Anti Tank

Senin, 29 Agustus 2011



30 Agustus 2011, Tehran (Berita HanKam): Kementrian Pertahanan Iran mulai memproduksi massal rudal anti-tank 73 mm, Senin (29/8), peresmian dihadiri Menteri Pertahanan Iran Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi.



Rudal memiliki hulu ledak khusus dimana dapat menembus sasaran sedalam 300 milimeter dan menghancurkannya, diungkapkan Menhan Vahidi, dalam sambutannya.



Rudal dapat menghancurkan sasaran berupa tank, ranpur pengangkut pasukan, ranpur ringan dan gudang senjata.



Rudal dapat dibawa kendaraan maupun prajurit dan mampu menjangkau sasaran sejauh 1300 meter.



Sumber: Mehr

Continue Reading | comments

Iran Perkenalkan Rudal Anti Kapal dan Torpedo Buatan Lokal

Selasa, 23 Agustus 2011

Torpedo Valfajr. (Foto: Presiden.ir)



24 Agustus 2011, Tehran (Berita HanKam): Iran memperkenalkan tiga produk pertahanan terbaru yang dihasilkan industri pertahanan Iran di Universitas Malek Ashtar Industrial di Tehran, Selasa (22/8).



Rudal jelajah anti-kapal Qader, torpedo Valfajr dan mesin Bonyan 1 diperkenalkan pada Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad, Menteri Pertahanan Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi serta sejumlah petinggi Angkatan Bersenjata Iran.



Rudal anti-kapal Qader.



Qader rudal anti kapal dengan jarak jangkau 200 km dikembangkan oleh para enginer dan para ahli industri pertahanan Iran.



Torpedo Valfajr dapat membawa hulu ledak 220 kg, diklaim dapat dioperasikan dibawah kondisi cuaca berbeda, perairan dalam maupun dangkal dan dilengkapi dengan sistem keamanan dan persenjataan canggih.



Sumber: FNA

Continue Reading | comments

AL Iran Kirim Dua Kapal Perang ke Teluk Aden

Senin, 02 Mei 2011


3 Mei 2011, Tehran (Berita HanKam): Angkatan Laut Iran mengirimkan kapal perang dari flotilla ke-14 ke Teluk Aden guna melindungi kapal kargo dan tanker milik Iran dari serangan bajak laut Somalia.

Flotilla ke-14 terdiri dari dua kapal perang IRI Bandar Abbas dan IRI Shahid Naqdi.

AL Iran mulai melakukan patroli anti bajak laut di Teluk Aden sejak November 2008, ketika perompak Somalia membajak kapal kargo MV Delight di lepas pantai Yaman.

Flotilla ke-14 menggantikan Flotilla ke-13 setelah menyelesaikan tugas selama 44 hari di Teluk Aden. Flotilla ke-13 terdiri dari dua kapal perang IRI Tonb dan Delvar.

Resolusi Dewan Keamanan PBB mengijinkan setiap negara mengirimkan kapal perangnya ke Teluk Aden dan perairan Somalia untuk melawan bajak laut. Meskipun tanpa pemberitahuan terlebih dahulu pada pemerintah Somalia, kapal perang dari negara asing dapat masuk ke perairan territorial Somalia guna mengejar bajak laut.

Teluk Aden menghubungkan Samudera India dengan Terusan Suez dan Laut Mediterania.

Sumber: FNA
Berita HanKam
Continue Reading | comments

Iran Sukses Uji Coba Rudal Shahin

Rabu, 20 April 2011


21 April 2011, Tehran (Berita HanKam): Iran sukses menguji coba rudal jarak menengah Hawk yang diberi nama Shahin. Shahin mampu melacak dan melumatkan pesawat udara pada ketinggian rendah dan sedang.

Dua rudal Shahin diluncurkan dari sistem pertahanan udara Mersad buatan lokal.

“Rudal sukses mengenai sasaran yang ditentukan,” ucap Komandan Pertahanan Udara Khatam ol-Anbia Brigadir Jenderal Farzad Esmayeeli, Senin (18/4).

Sistem Mersad dilengkapi rudal Shahin yang mampu melacak dan menandai setiap pesawat udara musuh pada ketinggian 70 km hingga 150 km.







Sumber: FNA
Berita HanKam
Continue Reading | comments

Korps Pengawal Revolusi Iran Terima Speedboat Generasi Ketiga

Rabu, 09 Maret 2011


9 Maret 2011, Tehran -- (Berita HanKam): Organisasi Industri Pertahanan, berafiliasi ke Kementrian Pertahanan Iran, telah merancang dan membangun speedboat alumunium generasi ketiga.

Speedboat baru telah diserahkan ke Korps Pengawal Revolusi Islam Iran Angkatan Laut, Rabu (9/3), yang dihadiri Komandan Korps Pengawal Revolusi AL beserta sejumlah perwira militer.

Speedboat berukuran panjang 33 meter dan lebar 8 meter, dapat mengangkut pasukan, serta menjadi perlengkapan rig lepas pantai.

Sumber: MNA
© info-hankam.blogspot
Continue Reading | comments

Iran Perkenalkan Howitzer 155 mm Produksi Lokal

Senin, 07 Maret 2011


7 Maret 2011, Tehran -- (Berita HanKam): Iran berhasil membuat self-propelled howitzer 155 mm beroda dan ditampilkan pertama kalinya ke public di Tehran, Minggu (6/3).

“Self-propelled howitzer 155 mm dirancang dan dibuat oleh kreasi Organisasi Industri Pertahanan dan inovasi para ahli dengan tujuan meningkatkan mobilitas unit artileri Angkatan Bersenjata Iran,” ucap Menteri Pertahanan Iran Ahmad Vahidi saat menyampaikan sambutab peresmian.

Vahidi mengatakan perawatan dan perbaikan howitzer baru sangat mudah serta murah.

Dalam waktu dekat, howitzer akan diproduksi massal dan dikirimkan ke satuan artileri AB Iran.

KASAL Iran Brigadir Jenderal Habibollah Sayyari ditempat terpisah, mengatakan Iran akan membangun destroyer baru setelah sukses mengirimkan destroyer Jamaran ke Angkatan Laut. AL Iran berencana meningkatkan kemampuan destroyer baru.










Sumber: MNA/IRNA
© info-hankam.blogspot
Continue Reading | comments

Daftar Blog Saya

Popular Posts Today

Recent Post

Recent Posts
 
Copyright © 2011. Info HanKam - All Rights Reserved
Ping your blog, website, or RSS feed for Free Proudly powered by Blogger