Tampilkan postingan dengan label Bilateral. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bilateral. Tampilkan semua postingan

USS Cowpens Bersandar di Tanjung Priok

Senin, 08 Oktober 2012

USS Cowpens kapal perang jenis cruiser kelas Ticonderoga kembali ke pangkalannya di Yokosuka, Jepang setelah melakukan tugas patroli rutin. (Foto: U.S. Navy/MC3 Class Charles Oki)

7 Oktober 2012, Jakarta: Kapal jenis Cruiser dari Angkatan Laut Amerika Serikat USS Cowpens (CG-63) tiba di dermaga 103 Tanjung Priok, Jakrta utara disambut dengan upacara militer dari Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal ) III, Minggu (7/10).

Kapal perang USS Cowpens yang mempunyai panjang 173, lebar 16,8 dengan bobot 9,600 ton memiliki persenjataan cukup lengkap antara lain memiliki RGM-84 Harpoon Missile, Torpedo Tube MK 32, Phalanx CIWS Blok 1B, meriam caliber 12,7 mm dan 25 mm mk 38 serta Tomahawk  BGM-109 dan ASROC Rum-139A.

Kedatangan kapal yang berpangkalan di Yokusoda, Jepang ke Indonesia ini dalam rangka hubungan persahabatan serta untuk lebih mempererat kerjasama antara Angakatan Laut Amerika Serikat (US Navy) dengan TNI Angkatan Laut. Kapal perang yang dapat melaju dengan kecepatan 32 knot ini dilengkapi pula dengan hellikopter.

Selama di Jakarta kapal perang dengan komandannya Capt. Thomas C. Disy beserta 400 ABK diantaranya 33 perwira, ini akan melaksanakan kegiatan selain mengadakan kunjungan kehormatan ke pejabat TNI Angkatan laut juga akan melaksanakan kegiatan santai olahraga bersama yang diisi dengan pertandingan sepak bola dan bola volley dengan parajurit Lantamal III.

Sumber: Pos Kota
Continue Reading | comments

Delegasi Iraq Kunjungi Fasilitas Militer dan Industri Pertahanan

Selasa, 02 Oktober 2012

(Foto: DMC)

2 Oktober 2012, Jakarta: Melalui kunjungan delegasi Iraq ke Indonesia khususnya ke Kementerian Pertahanan diharapkan dapat mempererat atau memperkokoh kembali hubungan pertahanan antara Indonesia dan Iraq. Demikian harapan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro saat menerima kunjungan kehormatan delegasi Iraq yang dipimpin Wakil Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iraq Bidang Peralatan Militer Letjen Abdul Kareem Abdul Rahman Yousif, Selasa (2/10), di kantor Kemhan Jakarta. Sebelumnya pada hari yang sama, delegasi Iraq juga berkesempatan untuk bertemu dengan Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Sjafrie Sjamsoeddin yang dilanjutkan dengan bilateral meeting yang dipimpim Wamenhan di tempat terpisah.

Wakil Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iraq menyatakan bahwa hubungan kedua negara telah terjalin lama semenjak perang kemerdekaan Indonesia tahun 1945, hal ini ditandai dengan adanya kesamaan historis antara Indonesia dan Iraq. Selain itu juga beberapa faktor turut memperkuat hubungan kedua negara seperti faktor ideologi serta keterbukaan terhadap setiap agama dan etnis. Hubungan kedua negara semakin meningkat setelah Wamenhan Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan ke Iraq beberapa waktu lalu dan diharapkan akan ada langkah-langkah konkret selanjutnya yang dapat memperkokoh hubungan pertahanan kedua negara.

Lebih lanjut dikatakan Wakil Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iraq bahwa kemajuan perekonomian Indonesia sangat berdampak terhadap kemajuan militer di Indonesia. Diharapkan selama tujuh hari melakukan kunjungan ke Indonesia dari tanggal 30 September – 6 Oktober 2012, delegasi Iraq dapat melihat perkembangan militer dan kemajuan teknologi militer di Indonesia dengan mengunjungi berbagai industri pertahanan Indonesia.

Selama kunjungannya ke Indonesia direncanakan delegasi Iraq akan mengunjungi Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad), Seskoad, Kopassus, Den Jaka serta Kolinlamil. Selain itu delegasi Iraq juga direncanakan akan mengunjungi berbagai industri pertahanan Indonesia yang tersebar di beberapa kota di Indonesia seperti PT. Pindad, PT. Bali Mukti, PT. Dirgantara Indonesia di Bandung, PT. Persada Aman Sentosa di Jakarta yaitu pabrik pembuat helmet dan rompi serta ke PT. Sritex di Solo yaitu pabrik pembuat uniform militer.

Selama menerima kunjungan delegasi Iraq, Menhan didampingi Wamenhan Sjafrie Sjamsoeddin, Kasum TNI Marsdya TNI Daryatmo, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Irjen (Purn.) Ansyaad Mbai, Dirjen Strahan Kemhan Mayjen TNI Puguh Santoso, S.T., Kabaranahan Kemhan Mayjen TNI R. Ediwan Prabowo, Dubes Indonesia untuk Iraq Safzen Noerdin dan Dubes Iraq untuk Indonesia Dr. Ismieal S. Muhsin.

Sumber: DMC
Continue Reading | comments

Inggris Ingin Kembali Menjadi Pemasok Alutsista

Selasa, 25 September 2012

(Foto: DMC)

25 September 2012, Jakarta: Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Sekjen Kemhan RI) Marsdya TNI Eris Herryanto, S.IP., menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Inggris untuk Indonesia Mark Canning, Selasa (25/9) di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta. Dalam kunjungan ini, Dubes Inggris menyampaikan keingginan Pemerintah Inggris untuk meningkatkan kerjasama di bidang pertahanan dengan Indonesia.

Dubes Inggris menyampaikan, kunjungannya ini dalam rangka ingin menindaklajuti pertemuan bilateral antara Presiden RI dengan Perdana Menteri Inggris pada bulan April yang lalu, yang salah satunya adalah keinginan untuk meningkatkan kerja sama di bidang pertahanan antara kedua negara.

Menurutnya, meski hubungan kerja sama pertahanan Indonesia-Inggris sempat terganggu saat diembargonya penjualan spare part pesawat tempur Hawk buatan Inggris ke Indonesia beberapa tahun lalu, namun saat ini Inggris berkeinginan memperbaiki dan meningkatkan hubungan kerjasama tersebut. Selama dua tiga bulan ini, kerjasama pertahanan kedua negara telah mengalami peningkatan terutama kerjasama di bidang pendidikan.

Dubes Inggris berharap, dalam waktu dekat diharapkan akan ada pertemuan lebih lanjut untuk membicarakan kemungkinan pembahasan MoU kerjasama pertahanan kedua negara. Melalui pembahasan ini, kedua negara dapat melihat kemungkinan seperti apa saja kerjasama yang dapat dikembangkan antara kedua negara di bidang pertahanan.

Menanggapi apa yang disampaikan Dubes Inggris untuk Indonesia tersebut, Sekjen Kemhan RI menyampaikan menyambut baik atas keinginan pemerintah Inggris. Menurutnya, kerjasama pertahanan kedua negara sudah berlangsung sejak lama. Sekjen Kemhan RI juga berharap, hubungan kerjasama pertahanan kedua negara dapat ditingkatkan lagi berdasarkan hubungan saling membutuhkan dan menguntungkan bagi kedua negara.

Turut mendampingi Sekjen Kemhan RI dalam kesempatan tersebut, Direktur Kerjasama Internasional Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan Kemhan RI Brigjen TNI Jan Pieter Ate M.Bus.

Sumber: DMC
Continue Reading | comments

Latma Rajawali Ausindo 2012 Berakhir

Jumat, 21 September 2012

(Foto: Lanud Abdulrahman Saleh)

21 September 2012, Malang: Komandan Wing 2 Lanud Abd Saleh Kolonel Pnb Andi Wijaya mewakili Komandan Lanud Abd Saleh Marsma TNI Gutomo, S.IP menutup latihan bersama Rajawali Ausindo 2012 di ikuti oleh para pejabat Lanud beserta Insub serta anggota Lanud Abd Saleh dan peserta dari Australia (RAAF) yang terlibat latihan tersebut, bertempat di hangar Skadron Udara 32 Lanud Abd Saleh (21/9).

Kegiatan Latma Rajawali Ausindo 2012 yang yang berjalan selama empat hari dimulai tanggal 18 sampai dengan 21 September 2012 baru saja selesai dilaksanakan dan ini merupakan agenda tahunan, dilaksanakan secara bergantian antara Indonesia dan Australia, jelas Komandan Wing 2 Kolonel Pnb Andi Wijaya.

Diharapkan kepada seluruh peserta untuk tetap meningkatkan kerja sama latihan, saling bertukar pengalaman dan pengetahuan secara profesional serta mengutamakan keselamatan terbang dan kerja menuju zero accident.

(Foto: RAAF)

Pengalaman merupakan guru yang paling baik oleh karena itu, ambillah pengalaman yang sangat berharga dalam latihan ini untuk dijadikan pelajaran dimasa yang akan datang dan evaluasi mekanisme latihan tersebut, selanjutnya dikembangkan pada tahap-tahap latihan berikutnya.

Kegiatan di dalam Latihan Rajawali Ausindo meliputi materi cara-cara pengepakan barang untuk Cargo Delevery System CDS dan bandel (barang yang diterjunkan lebih ringan dari CDS) drouping pasukan untuk terjun statik dan freefall serta drouping CDS dan 4 bandel pada malam hari dan dari RAAF melakukan landing malam hari menggunakan infra red tanpa run way light. Dari semua materi yang dilatihkan selama 4 hari tersebut dapat dilaksanakan dengan aman, lancar dan sukses sesuai dengan harapan kita semua.

Sumber: Lanud Abdulrahman Saleh
Continue Reading | comments

Indonesia dan Thailand Tingkatkan Kerjasama Pertahanan

Kamis, 20 September 2012

(Foto: DMC)

20 September 2012, Jakarta: Menteri Pertahanan RI Purnomo Yusgiantoro, Kamis (20/9), menerima Kepala Staf Angkatan Darat Thailand, General Prayuth Chan-o-cha beserta rombongan di Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta.

Maksud kunjungan Kasad Thailand dalam rangka meningkatkan hubungan dan kerjasama di bidang pertahanan kedua negara antara lain dengan menggembangkan latihan bersama Pasukan Khusus kedua negara.

Selain itu, Kasad Thailand menyampaikan terima kasih kepada Indonesia, karena saat ini hubungan antara Thailand dan Kamboja sudah mulai membaik, setelah kedua negara sepakat melaksanakan Package of solution yang ditawarkan Indonesia untuk mengatasi permasalah antara Thailand dan Kamboja.

Pada saat menerima tamunya Menhan didampingi Kasad Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo, Asisten Personel (Aspers) Kasad, Mayjen TNI Sunindyo, Asisten Pengamanan (Aspam) Kasad Mayjen TNI Eko Wiratmoko, Kapuskom Publik Kemhan Mayjen TNI Hartind Asrin dan Karo TU Sekjen Kemhan Brigjen TNI Drs. Herry Noorwanto, M.A.,M.Ed.

Sumber: DMC
Continue Reading | comments

Daftar Blog Saya

Popular Posts Today

Recent Post

Recent Posts
 
Copyright © 2011. Info HanKam - All Rights Reserved
Ping your blog, website, or RSS feed for Free Proudly powered by Blogger