Tampilkan postingan dengan label Amerika Serikat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Amerika Serikat. Tampilkan semua postingan

USS Green Bay (LPD-20) Lego Jangkar di Selat Badung

Jumat, 19 Oktober 2012

Kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Green Bay (LPD-20) lego jangkar di perairan laut Selat Badung, Bali, Jumat (19/10). Kapal pengangkut alat berat dan alat tempur itu menjalankan misi pelayaran latihan dari San Diego, California, AS, menuju Dili, Timor Leste, dan memilih singgah di Bali hingga Minggu (21/10) sebelum melanjutkan perjalanan ke negara-negara lain di Asia. (Foto: ANTARA/M. Irfan Ilmie/pd/12)

19 Oktober 2012,Selat Badung: Kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Green Bay (LPD-20), singgah di Bali dalam misi pelayarannya di kawasan Asia Tenggara.

"Kami berada di sini mulai Kamis (18/10) sampai Minggu (21/10) setelah melakukan pelayaran dari Hawai dan Timor Leste," kata Komandan Lapangan USS Green Bay, Letkol Robinson, di atas kapalnya yang lego jangkar di perairan laut Selat Badung, Jumat.

Kapal pengangkut alat berat dan alat penunjang tempur lainnya itu melakukan misi pelayaran latihan dari "home base-nya" di San Diego, California, AS.

Selain alat berat dan alat penunjang tempur, seperti tank, panser, dan helikopter, kapal berbobot mati 28 ribu ton dengan panjang 208,5 meter dan lebar 39 meter itu juga mengangkut sedikitnya 1.000 personel Angkatan Laut AS.

"Kapal ini tidak pernah terlibat perang, kecuali hanya untuk latihan pelayaran dan pendaratan peralatan tempur di beberapa belahan dunia," kata Robinson mengenai kapal yang dibuat pada 2005 dan dioperasikan pertama kalinya pada 2009 itu.

Sementara itu, Kapten USS Green Bay, Kolonel Putnam Browne, menambahkan bahwa dipilihnya Bali sebagai tempat persinggahan atas keinginan para prajuritnya.

"Setelah dari Timor Leste, kami menawarkan kepada prajurit mengenai tempat singgah. Mereka sepakat memilih Bali. Pulau ini sangat indah dan mereka baru pertama kali mengunjunginya," katanya didampingi Asisten Bidang Informasi Konjen AS di Surabaya, Markus Wisnu Murti.

Waktu tiga hari di Bali dimanfaatkan awak USS Green Bay untuk mengunjungi tempat-tempat eksotis. Mereka berangkat secara berkelompok dari lokasi lego jangkar di Selat Badung ke Pelabuhan Benoa, Denpasar, dengan menggunakan taksi air (water taxi) untuk selanjutnya dijemput bus atau angkutan darat lainnya untuk menuju objek-objek wisata sesuai pilihan mereka.

Komandan Lanal Denpasar Kolonel Laut I Wayan Suarjaya menyambut baik kedatangan personel Angkatan Laut AS dalam pasukan USS Green Bay itu.

"Setidaknya mereka sudah membuktikan sendiri bahwa Indonesia, khususnya Bali benar-benar aman," katanya setelah mendapat kesempatan mengunjungi kapal itu.

Ia kagum dengan kekuatan formasi pasukan di dalam kapal jenis 'landing platform dock" atau "amphibious transport dock" itu . "Kita hanya berharap bisa memiliki kapal sebesar itu untuk mendukung tugas operasional pengamanan laut kita yang luas ini," kata Suarjaya.

Sumber: ANTARA Bali
Continue Reading | comments

Amerika Serikat Borong 74 Harrier Bekas AL Inggris

Kamis, 17 November 2011

Harrier GR9. (Foto: airforce-technology.com)

18 November 2011, London (Berita HanKam): US Navy dan Marine Corps menyetujui membeli 74 jet tempur Harrier beserta mesin dan suku cadangnya bekas pakai Royal Navy.

Marine Corps akan menerbangkan 74 Harrier hingga tahun 2025 dan akan digantikan oleh F-35B Joint Strike Fighter.

Royal Navy mengoperasikan Harrier GR9 dan 9A konfirgurasinya mirip AV-8B versi serangan malam milik Marine Corps. Pesawat dibuat antara 1980 dan 1995, masih layak dioperasikan.

Royal Navy mempensiunkan dini armada jet tempur Harrier GR-9, 9A dan Sea Harrier imbas dari pemotongan anggaran belanja pertahanan oleh pemerintah Inggris. Armada Harrier disimpan di Royal Air Force Base Cottesmore, Inggris dimana pesawat dirawat agar layak dioperasikan kembali. Pemerintah Amerika Serikat menyetujui pembelian suku cadang pesawat senilai 50 juta dolar, sedangkan harga pesawat masih dinegosiasikan.

Pemerintah Inggris selain mempensiunkan dini jet tempur berpangkalan di kapal induk, dipensiunkan juga kapal perang berbagai jenis, pesawat patroli maritim dan personil angkatan bersenjata.

Sumber: Navytimes
Continue Reading | comments

USS Howard (DDG 83) Bersandar di Tanjung Priok

Senin, 30 Mei 2011

30 Mei 2011, Jakarta (ANTARA News): Seorang personil marinir AS melintas dekat kapal penghancur berpeluru kendali USS Howard (DDG 83) yang bersandar di JICT 2 Port A, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (30/5). Kedatangan tiga kapal perang Amerika kapal pendaratan USS Tortuga (LSD 46), kapal penghancur berpeluru kendali USS Howard (DDG 83) dan kapal Frigat USS Reuben James (FFG 57) untuk melakukan latihan bersama dalam pengamanan maritim dan operasi anti-perompakan. (Foto: ANTARA/M Agung Rajasa/ama/11)

Tiga personil marinir AS melakukan simulasi dengan persenjataan lengkap di kapal penghancur berpeluru kendali USS Howard (DDG 83) di JICT 2 Port A, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (30/5). (Foto: ANTARA/M Agung Rajasa/ama/11)
Continue Reading | comments

Kapal Amphibi USS Nassau Dipensiunkan

Kamis, 31 Maret 2011

USS Nassau. (Foto: USN/Mass Communication Specialist 3rd Class Chris Williamson)

31 Maret 2011, Norfolk -- (Berita HanKam): Angkatan Laut Amerika Serikat pensiunkan kapal perang jenis LPA kelas Tarawa USS Nassau (LHA-4) di Naval Station, Norfolk, Kamis (31/3).

USS Nassau berbobot 39,400 ton, panjang keseluruhan 249,9 meter dan lebar 31,8 meter, dioperasikan pada 28 Juli 1979. Kapal mampu membawa 80 perwira, 880 kelasi dan 1900 prajurit Marinir serta 200 kendaraan tempur.

USS Nassau terlibat sejumlah operasi militer, termasuk Pemboman Beirut, Desert Storm, Desert Shield, Kosovo, Enduring Freedom dan Operation Freedom.

Seluruh tower, radar dan antenna radar akan dilucuti, kemudian kapal ditambatkan di Beaumont, Texas sebagai armada tidak aktif AL AS.

LHA kelas Tarawa difungsikan kombinasi kemampuan Helicopter Carrier (LPH), Landing Platform Dock (LPD), Command Ship (LCC) dan Amphibious Cargo Ship (LKA) dengan lunas tunggal. Pada awalnya, kelas Tarawa direncanakan dibangun 9 kapal karena masalah anggaran hanya 4 kapal yang dibangun, USS Tarawa LHA 1(pensiun), USS Saipan LHA 2 (pensiun), USS Belleau Wood LHA 3 (pensiun), USS Nassau LHA 4 (pensiun) dan USS Peleliu LHA 5 (pensiun).

Kapal dipersenjatai 2 unit CIWS Phalanx 20 mm, 4 kanon Bushmaster 25 mm dan 2 unit pelucur RAM 21 cell. Pesawat yang dapat dibawa terdiri dari 8 AV-8B Harrier II, 35 helikopter termasuk CH-46 Sea Knight, CH-53 Sea Stalions, AH-1W Super Cobra, UH-1N Twin Huey dan V-22 Osprey.

Sumber: Wavy
Berita HanKam
Continue Reading | comments

Pembom Siluman B-2 Balik ke Pangkalan Setelah Gempur Libya

Senin, 21 Maret 2011



21 Maret 2011, Missouri – (Berita HanKam): Satu dari tiga pembom siluman B-2 Spirit kembali ke pangkalannya Lanud Whiteman, Missouri, Minggu (20/3) setelah memuntahkan 45 bom pandu Joint Direct Attack Munitions, masing-masing seberat 2000 pound di Libya untuk mendukung larangan terbang yang diterapkan oleh PBB. B-2 mendarat di Lanud Whiteman setelah 25 jam terbang dari Libya. (Foto: Reuters)

© Berita HanKam
Continue Reading | comments

Daftar Blog Saya

Popular Posts Today

Recent Post

Recent Posts
 
Copyright © 2011. Info HanKam - All Rights Reserved
Ping your blog, website, or RSS feed for Free Proudly powered by Blogger